Minggu, 24 April 2016

Sosok Inspiratif, Inovatif, dan Sederhana dari Bogor

Achmad Tulus Rustiyadi atau yang akrab disapa Tulus, menerima penghargaan Daihatsu Awards., Japan Corporation 2016, atas Ide dan gagasannya terhadap Daihatsu untuk menggunakan bioetanol sebagai bahan bakar sekunder, dalam upaya menciptakan lingkungan yang sehat bebas polutan.
(Achmad Tulus Rustiyadi, S.farm)

Dalam acara Daihatsu Awards., Japan Corporation, (19/3/2016), ketika Tulus menerima penghargaan, Jejaka 24 tahun tersebut bertingkah menggelitik, hingga membuat hadirin tertawa terbahak-bahak.
Tulus menampakkan wajah sumringah ketika naik panggung dan menerima penghargaan Daihatsu Awards., Japan Corporation 2016. Sesaat setelah menerima penghargaan, Tulus melambai-lambaikan tangannya sambil berucap “terima kasih” dan “selamat bertemu”.
“Terima kasih semuanya dan semoga selamat, selamat bertemu, terima kasih,” ujar Tulus.

Lalu, Tulus dipersilakan memberi sambutan. Di podium, Tulus membuka sambutan dengan salam dan mengungkapkan rasa syukurnya kepada Tuhan. Senyum tak lepas dari wajahnya.
Assalammualaikum warrohmatullah wabarokatuh, puji syukur dumateng Gusti Allah yang Maha Kuasa,” ucap Tulus, sebagaimana  dikutip dari acara Daihatsu Awards., Japan Corporation 2016, Sabtu (19/3/2016).
Setelah itu, Tulus terdiam lama di depan microphone. Hadirin pun menunggu ucapan Tulus selanjutnya. Ternyata, Tulus justru tertawa sendiri dan hal itu memancing gelak tawa hadirin. Dengan polos Tulus mengaku lali atau lupa.
“Hehehe, lali…” kata Tulus.
Akhirnya, Tulus melanjutkan berbicaradi podium sambil tersenyum “ Allahuakbar Allah Maha Besar, segala puji bagi-Nya yang telah memberikan nikmat dan karunia-Nya kepada saya, terima kasih yang sebesar-besarnya kepadaseluruh kerabat dan saudara-saudara setanah air, tanpa kalian semua saya bukanlah apa-apa disini, terimakasih pula saya ucapkan kepada sanak keluarga saya, serta teman-teman semua.terima kasih Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarokatuh”. Sambil tersenyum Tulus menutup sambutannya dengan berucap,“Selamat berjumpa semuanya!”
Dilansir laman resmi Daihatsu Awards., Japan Corporation, Jumat, ada 16 nomine yang telah lolos penyaringan dan proses verifikasi. Dari 16 nomine tersebut, hanya terpilih delapan orang yang menerima penghargaan.
Tulus sendiri dipandang layak mendapatkan penghargaan karena telah berupaya melakukan Upaya prospektif menjaga lingkungan bebas polusi dan pencemaran.

Aksi Tulus ini diharapkan berhasil menghindarkan masyarakat dari udara yang tidaksehat karena polutan yang berasal dari hasil pembakaran kendaraan bermotor,dan masyarakat pun terjaga dengan baik.

peran Ayah

Peran ayah untuk anak dalam keluarga adalah sebagai penyeimbang hubungan anak dengan orang tua baik ayah ataupun ibu. Mengingat keadaan sosial saat ini yang bisa membuat ayah semakin banyak berpikir dan fokus untuk memenuhi dari sisi keuangan keluarga bisa membuat hubungan tidak seimbang antara anak dengan orang tua.
Peran Ayah untuk anak dalam keluarga hanyalah pada pokok komunikasi selain pada sisi keuangan. Artinya bahwa ayah bisa membangun sebuah hubungan dengan anak dalam berbagai bentuk komunikasi yang terjadi sesuai dengan usia anak.
Ada sisi yang bisa saja tidak dimiliki seorang ibu untuk anaknya ketika berkomunikasi. Karena itu sosok ayah haruslah bisa membangun komunikasi yang baik. Harapannya bahwa sosok ayah bisa mengenali sisi emosi yang besar terhadap anak. Maka dari itu sosok ayah harus juga bisa mengendalikan emosi yang besar dalam dirinya untuk menghadapi anak dengan berbagai macam masalah yang ada. Jangan mudah untuk ringan tangan atau memukul, manfaatkan keadaan emosi yang besar agar bisa mengenali sisi emosi anak. Membantu anak lebih percaya diri, menanamkan nilai-nilai hidup, dan memberikan nilai-nilai sosial.
Dalam membangun kecerdasan emosional anak, peran ayah juga sangat diharapkan. Komunikasi yang terjalin dengan baik bisa memberikan manfaat yang baik terhadap anak.
 Mendekatkan diri pada anak bisa dilakukan dengan beberapa cara seperti:
  1. Meluangkan waktu yang cukup untuk keluarga
  2. Bermain dengan anak
  3. Memberikan keteladanan dengan bijaksana
  4. Mengakui kesalahan, meminta maaf dan mengucapkan terima kasih kepada anak
  5. Menjadi penyemangat dan pendukung anak
  6. Menjadi pendengar yang baik jika anak sedang mengutarakan permasalahannya
  7. Menghindari tindakan kasar yang merugikan fisik dan psikologi anak
  8. Mengajak anak untuk berolah-raga dan tamasya
  9. Kenali siapa teman anak Anda
  10. Mendidik Anak Lewat Permainan dan Tanya Jawab
Ayah adalah bagian yang tak terpisahkan dalam keluarga. Keluarga bukan hanya urusan para Ibu, sementara urusan Ayah adalah mencari nafkah. Pembagian peran yang kaku antara Ayah dan Ibu tidak memadai dan bukan zamannya lagi. Baik Ayah maupun Ibu, semuanya menjalani peran-multi di dalam keluarga.
Ada 4 peran Ayah di dalam keluarga sebagaimana yang dinyatakan oleh Najeela Shihab. Peran itu adalah:
1. Player (teman bermain)
Sebagai player, Ayah menjadi teman bermain bagi anak-anaknya. Permainan membuat anak merasa nyaman dan menjadi sarana membangun ikatan. Semakin sering Ayah bermain dengan anak, biasanya semakin berkualitas mental anak.
2. Teacher (sebagai pendidik dan pengasuh)
Seorang ayah yang baik juga harus bisa berperan sebagai guru. Guru itu berarti sumber pengetahuan bagi anak. Peran penting Ayah sebagai guru bukan hanya untuk mentransfer pengetahuan, tetapi juga untuk memelihara rasa keingintahuan anak.
Bidang-bidang yang biasanya dikuasai Ayah dan lebih baik dari Ibu adalah pelajaran ABCD (Ally/sekutu, Boundaries/batas, Challenge/tantangan, Dreams/mimpi).
3. Protector (pelindung)
Setiap Ayah pasti memiliki naluri untuk melindungi anaknya sejak lahir. Tapi fungsi Ayah sebagai pelindung bukan hanya itu. Justru, yang terpenting adalah mengajarkan anak-anak untuk melindungi dirinya sendiri karena orangtua tak mungkin bersama mereka setiap waktu.
Sebagai pelindung, Ayah perlu menjadi Spy, dalam arti berusaha mengenali dunia anak: mengetahui apa kesukaannya, apa yang dibencinya, teman-teman dekatnya, dan dunia yang ditekuni anak. Semakin Ayah mengetahui dunia anak, semakin mudah menjalin komunikasi dan koneksi dengan mereka. Sebaliknya, semakin Ayah tak mengetahui dan asing dengan dunia yang sedang disenangi anak, semakin jauh hubuan Ayah-Anak.
4. Partner (mitra)
Sebagai partner, fungsi Ayah bukanlah mendukung Ibu dalam pengasuhan anak, tetapi equal partner. Artinya, Ayah memiliki hak dan tanggung jawab yang sama dengan Ibu.
Sebagai partner, Ayah tidak boleh hanya berharap dan bergantung pada Ibu, tetapi juga terlibat aktif. Ayah juga memiliki hak untuk bermain bersama anak, tak hanya berfungsi sebagai “bad cop” untuk menakut-nakuti anak.
Karena Ayah dan Ibu adalah partner, maka peraturan rumah tangga pun perlu disepakati dan tidak boleh berseberangan. Ayah dan Ibu perlu punya suara sama. Jika Ayah mengatakan tidak, Ibu juga mengatakan yang sama. Demikian sebaliknya.
Kehadiran ayah dalam kehidupan anak, ternyata punya makna yang besar sekali. Hal ini karena ayah mengambil peran yang berbeda dengan ibu dalam kehidupan anak:
1. Kasih ibu bersifat tidak bersyarat sedangkan Cinta Ayah lebih bersifat kualitatif dan melekat padaperformance anak
2. Ibu kuatir tentang bagaimana bayinya bisa bertahan hidup sedangkan Ayah berpikir bagaimana anaknya dapat menghadapi masa depan
3. Ibu men-disiplin anak-anak waktu demi waktu sedangkan Ayah mendisplin anak dengan peraturan
4. Dari ibu, anak belajar segi emosinya sedangkan dari Ayah, anak belajar untuk hidup di tengah masyarakat
5. Ibu memberitahukan anak-anak untuk hati-hati ini dan itu didalam bermain sedangkan Ayah justru mendorong anak untuk berani mencoba sesuatu yang baru.
 Jadi, dari keberbedaan kualitatif antara apa yang dilakukan ibu dan ayah terhadap anaknya tersebut di atas, menunjukkan betapa pentingnya kehadiran ayah di tengah-tengah anaknya. Buku “Five Key Habits of Smart Dads” menunjukkan riset yang dilakukan terhadap anak-anak yang dibesarkan tanpa adanya peran ayah di tengah kehidupannya cenderung mempunyai beberapa kekurangan psikologis antara lain berupa:
1. Kepercayaan diri sendiri yang rendah
2. Tidak mempunyai kepedulian sosial yang baik
3. Sulit untuk menyesuaikan diri untuk keadaan tertentu
4. Resiko yang lebih tinggi untuk perkembangan masalah psiko-seksual.

Melancarkan ASI

Hallo Bunda,,
Perkenalkan saya Ida Susmiati, seorang ibu rumah tangga dan telah dikaruniai satu anak laki-laki yang menggemaskan bernama Muhammad Azzam Al Mustofa, saat saya menulis ini, Azzam berusia 24 bulan.
Saya tinggal di Lamongan besama suami tercinta Mustofa Thovids, tepatnya di Ds. Sambangrejo RT.08 RW.03 Kec. Modo Kab. Lamongan Jawa Timur.
keluarga mustofa thovids - ida susmiati
Saya bersama Azzam dan Ayahnya
Kegiatan lain saya habiskan untuk fokus menikmati tumbuh kembang Azzam, memberikan waktu-waktu terbaik yang saya miliki untuk melihat segala kelucuan yang dia lakukan setiap hari.
Rasanya senang sekali saat pertama kali menjadi BUSUI ( Ibu Menyusui) dan syukur alhamdulillah saya bisa memenuhi kebutuhan Asi Eksklusif sampai 6 bulan dan memberikan ASI sampai Azzam usia 2 tahun.
Sebenarnya, di masa memberi ASI Eksklusif, saya sempat mengalami penurunan produksi ASI. Saya stress… sangat kuatir tidak bisa memenuhi kebutuhan ASI Eksklusif, apalagi sampai 2 tahun.
Berbagai literatur saya baca, dan juga beberapa cara tradisional yang diajarkan orang tua saya lakukan agar ASI kembali lancar, sampai akhirnya ASI saya lancar bahkan berlimpah.
Nah.. akhirnya banyak yang bertanya, bagaimana cara melancarkan ASI supaya yang keluar bisa banyak dan lancar seperti punya saya?.
Susu ibu atau lebih dikenal dengan sebutan ASI sangat penting untuk perkembangan bayi, terutama untuk bayi yang baru lahir.
ASI sendiri memiliki banyak kandungan di dalamnya sehingga dapat membuat bayi memperoleh banyak asupan yang sesuai jika dibandingkan dengan meminum susu formula buatan pabrik-pabrik.
Usia bayi yang baik untuk mendapatkan ASI adalah saat mereka berusia 0-6 bulan. Pada usia-usia ini bayi sangat membutuhkan asupan nutrisi yang banyak.
Dan air susu yang memiliki banyak kandungan nutrisi adalah ASI. Bagi para ibu sendiri memiliki ASI yang sehat, lancar dan eksklusif pun menjadi impian mereka semua.
Akan tetapi banyak dari mereka yang tidak mendapatkan kelancaran saat menyusui bayi mereka.
Sejatinya banyak faktor yang mempengaruhi produksi ASI dan produksi ASI di dalam tubuh bergantung terhadap dua hormon yaitu prolaktin dan oksitosin.
Prolaktin sendiri sangat berpengaruh terhadap produksi ASI. Sedangkan untuk hormon oksitosin berpengaruh terhadap proses pengelauran ASI.
Semakin banyak nutrisi yang masuk ke sang Ibu maka semakin banyak hormon prolaktin, dan semakin banyak pula produksi air susunya.
Oleh karena itu banyak yang menghimbau terhadap ibu-ibu yang menyusui untuk selalu memperhatikan makanan yang mereka makan agar makanan tersebut juga bisa menghasilkan nutrisi yang bertujuan untuk memperlancar dalam memproduksi ASI.
Untuk Oksitosin sendiri bekerjanya hormon ini tergantung akan sering atau tidak puting susunya dihisap oleh bayi mereka.
Semakin sering dihisap maka akan semakin banyak produksi hormon oksitosin yang berdampak terhadap lancarnya ASI yang keluar.
Hormon oksitosin ini sering disebut juga dengan hormon kasih sayang, karena berhubungan dengan susasana hati dan perasaan seorang ibu pada saat mereka meyususi bayinya.
Akan tetapi jika kedua hormon ini tidak bekerja secara lancar maka ada beberapa tips untuk membuat kedua hormon ini bekerja secara optimal tapi sebelum itu ibu harus fahami dahulu penyebabnya.

Penyebab ASI Tidak Keluar atau Keluar Hanya Sedikit

Jika ditanya penyebab ASI tidak keluar atau keluar tapi hanya sedikit maka secara sederhana saya mengelompokkan menjadi 3 hal.
1. Karena “Penyakit”
Kanker, produksi ASI juga bisa berkurang karena faktor penyakit seperti kanker payudara. Jika penyebabnya ini maka Anda harus periksakan ke dokter dan pelajari cara mencegahnya
Faktor Genetika atau keturunan, jika ibu mengalami ini solusinya juga sama yaitu konsultasikan kepada dokter kepercayaan atau dokter spesialis yang ibu percaya.
Untuk masalah seperti ini harus Anda bawa ke dokter kerena tidak mungkin ibu atasi sendiri, bukankah mencegah lebih baik.
2. Karena “Proses”
Pasca persalinan, perlu ibu ketahui sejak usia kehamilan 16 minggu atau berkisar empat bulan kehamilan produksi ASI sudah mulai ada, tetapi dihambat oleh kadar hormon kehamilan yang tinggi.
Baru pada hari ke-2 atau ke-3 pasca melahirkan, kadar hormon kehamilan turun drastis dan hormon yang memengaruhi produksi ASI (hormon prolaktin) semakin dominan.
Saat itulah ASI mulai dikeluarkan dari payudara. Jadi secara alamiah payudara mulai membengkak pada hari ke-2 atau ke-3 pasca persalinan.
3. Karena “Gaya Hidup”
Penyumbatan pada saluran Air Susu, tanda penyumbatan pada saluran air susu adalah adanya benjolan kecil yang keras jika dipijat. Penyebabnya bisa karena ukuran Bra yang tidak sesuai, pemberian ASI yang tidak tuntas atau kurang sering, pompa ASI yang kurang bagus, dll
Kurangnya asupan gizi atau nutrisi yang dibutuhkan, hal ini sangat mempengaruhi produksi dan kualitas ASI. Ibu menyusui membutuhkan asupan gizi yang cukup dan terbaik.
Stress atau tekanan batin/ pikiran, seringkali ASI tidak keluar karena ibu mengalami stress. Beban pekerjaan kantor, atau kerjaan di rumah yang banyak bisa mempengaruhi psikologis ibu. Hubungan dengan suami dan lingkungan juga bisa.
Kecilnya kapasitas penyimpanan ASI. Hal ini tidak ada hubungannya dengan besar payudara. Jika kapasitas penyimpanan ASI anda kecil maka sebaiknya sering-seringlah memberikan ASI atau memompanya, dan mengosongkan cadangan ASI. Sehingga ini akan merangsang produksi ASI kembali.

Cara Melancarkan ASI secara Alami yang Aman untuk Ibu dan Bayi

Setidaknya ada 4 cara yang bisa ibu praktikkan untuk meningkatkan produksi ASI, tapi cara ini digunakan khusunya untuk meyelesaikan masalah ASI yang keluar sedikit atau tidak keluar karena faktor “gaya hidup” seperti yang saya jelaskan diatas.

1. Penuhi Kebutuhan Nutrisi

Sangat penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi secara seimbang dan baik. Hal ini bertujuan agar ASI yang keluar dapat lancar dan eksklusif.
Berikut adalah 10 makanan wajib bagi ibu menyusui. Tubuh dan bayi anda akan sangat berterimakasih bila anda rutin mengonsumsi makanan pelancar asi berikut ini:
1. Ikan salmon
Tidak ada satu jenis makanan yang sempurna. Tapi salmon paling mendekati. Salah satu makanan terbaik untuk ibu menyusui, salmon, seperti ikan berlemak lainnya, sarat dengan jenis lemak yang disebut DHA.
DHA sangat penting untuk perkembangan sistem saraf bayi Anda. Semua ASI mengandung DHA, tetapi tingkat nutrisi penting ini lebih tinggi dalam ASI wanita yang mendapatkan DHA tambahan dari makanan mereka.
DHA dalam ikan salmon juga dapat membantu mood Anda, sehingga mengurangi resiko terkena baby blues.
2. Daging sapi tanpa lemak
Bila Anda sedang mencari makanan untuk meningkatkan energi Anda sebagai ibu baru, carilah makanan kaya zat besi, seperti daging tanpa lemak.
Kekurangan zat besi dapat menguras tingkat energi Anda, sehingga sulit bagi Anda untuk bersaing dengan tuntutan bayi yang baru lahir.
Juga, ketika Anda menyusui, Anda perlu makan protein tambahan dan vitamin B-12. Daging sapi tanpa lemak merupakan sumber yang sangat baik untuk keduanya.
3. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan, terutama yang berwarna gelap seperti kacang hitam dan kacang merah, adalah makanan untuk ibu menyusui yang sangat bermanfaat, terutama untuk vegetarian.
Bukan saja mereka kaya akan zat besi tapi juga kaya akan protein berkualitas non-hewani, dengan harga yang tidak menguras kantong.
4. Bluberi
Ibu menyusui harus mendapatkan dua atau lebih porsi buah atau jus setiap hari. Bluberi, kaya akan antioksidan, adalah pilihan yang sangat baik untuk membantu Anda memenuhi kebutuhan Anda.
Buah ini kaya akan vitamin dan mineral dan karbohidrat dalam dosis yang sehat untuk menjaga tingkat energi Anda.
5. Beras coklat atau beras merah
Jika Anda ingin segera menurunkan berat badan setelah melahirkan, anda pasti akan mengurangi asupan karbohidrat Anda.
Tapi kehilangan berat badan terlalu cepat menyebabkan Anda menghasilkan lebih sedikit ASI dan membuat Anda merasa lesu.
Makanlah jenis karbohidrat yang sehat seperti beras coklat / beras merah atau roti gandum untuk menjaga tingkat energi anda.
6. Jeruk
Mudah ditemukan dimana-mana dan bergizi, jeruk sangat penting karena ibu menyusui membutuhkan vitamin C dosis tinggi, bahkan lebih banyak daripada ibu hamil.
Tidak dapat menemukan waktu untuk duduk untuk mengupas jeruk? Minum jus jeruk memberikan manfaat yang sama.
Beberapa jus jeruk yang dijual di supermarket sekarang bahkan telah diperkaya dengan kalsium, sehingga anda dapat memperoleh manfaat ganda.
7. Telur
Kuning telur adalah salah satu sumber alami vitamin D – nutrisi penting untuk menjaga tulang Anda kuat dan membantu tulang bayi Anda tumbuh.
Selain itu telur adalah cara mudah untuk memenuhi kebutuhan protein harian Anda. Siapkan telur dadar untuk sarapan dengan roti gandum, atau tambahkan telur rebus pada soto anda saat makan siang.
8. Roti gandum (whole wheat bread)
Asam folat sangat penting untuk perkembangan bayi Anda pada tahap awal kehamilan. Selain itu, asam folat juga penting bagi bayi.
Pastikan dalam ASI Anda mengandung cukup asam folat. Salah satu sumber terbaik dari asam folat adalah roti gandum, yang juga dapat menyumbangkan kebutuhan serat dan zat besi Anda.
9. Sayuran berwarna hijau
Banyak manfaat sayuran berwarna hijau seperti bayam, kangkung dan brokoli. Mereka sangat kaya dengan vitamin A, yang perlu bayi dapatkan dari ASI. Sayuran juga merupakan sumber kalsium non susu, vitamin C, zat besi, antioksidan dan rendah kalori.
10. Air
Dehidrasi menurunkan tingkat energi seseorang secara drastic. Untuk menjaga tingkat energi Anda dan produksi ASI, pastikan Anda tetap terhidrasi dengan baik.
Variasikan pilihan Anda dalam memenuhi kebutuhan cairan dengan minum jus dan minuman pelancar asi.

2. Meningkatkan Frekuensi Menyusui, Memompa dan Memeras ASI

Hal ini bertujuan untuk menciptakan produksi ASI yang banyak. Dapat diketahui bahwa semakin jarang si bayi disusui oleh ibunya, maka semakin berkurang produksi ASI oleh sang ibu.
Jika sang ibu pun sibuk bekerja, jarang bekerja dan takut akan berkurangnya produksi ASI, maka sang ibu tersebut dapat menggunakan alat khusus yang berfungsi untuk memompa payudara agar produksi ASI tetap banyak.
Tapi sebisa mungkin jangan menjadwalkan pemberian ASI, susuilah bayi pada saat dia meminta dan hentikan hanya setelah dia merasa cukup, sebab:
1. Bayi memiliki lambung yang kecil dan ASI sangat mudah diserap. Semakin muda umur bayi, semakin cepat dia merasa lapar kembali. Kapasitas produksi ASI antar ibu juga bervariasi. Semakin kecil produksi, semakin sering dan lama bayi harus disusui. Hanya bayi itu sendiri yang tahu kapan saatnya harus menyusu.
2. Kandungan gizi dalam ASI yang dikeluarkan selama menyusui bervariasi. Kandungan lemak pada menit-menit awal cukup rendah, lalu meningkat terus sampai menit terakhir. Bila ibu menghentikan proses menyusui sebelum saatnya, maka bayi akan kekurangan lemak dan cepat lapar kembali.
3. Bila menyusui dilakukan secara terjadwal, dalam tiga bulan produksi ASI akan menurun. Aktivitas menyusui merangsang keluarnya hormon prolaktin yang memproduksi susu. Semakin sering menyusui, semakin besar prolaktin yang dikeluarkan. Bila ibu jarang menyusui, maka otomatis tubuhnya juga pelan-pelan akan mengurangi prolaktin yang bermanfaat dalam produksi ASI.
4. Bayi meminta menyusu bukan semata-mata karena lapar, namun juga karena kebutuhan emosional untuk disayangi dan dilindungi.

3. Meminimalisir Tingkat Stres dengan Breastfeeding Father

Stres sendiri dapat mengakibatkna produksi ASI berkurang. Ini terjadi karena sang ibu tidak dalam keadaan rileks, tenang, dan senang.
Faktor kejiwaan pun menjadi penyebab berkurangnya ASI dan berakibat buruk terhadap sang bayi karena jumlah ASI yang mereka hisap semakin sedikit.
Peran ayah juga sangat penting saat ibu menyusui.
Cinta kasih Ayah yang luar biasa dan kesadarannya mendampingi Ibu dalam menjalani proses pemberian ASI adalah sebuah bentuk komitmen dalam keluarga yang sangat diperlukan.
Bukan hal yang mudah, namun Ayah bisa berperan penting dalam proses ini karena dukungan emosionalnya dapat mempengaruhi produksi ASI serta keputusan Ibu untuk menyusui sang Buah Hati.
Pemberian ASI secara eksklusif sejak dini menjadikan tumbuh kembang sang Buah Hati lebih berkualitas.
Produksi ASI sangat berkaitan erat dengan kondisi emosional Ibu. Jika Ibu merasa cemas, takut ataupun khawatir, tentu akan mempengaruhi produksi ASI.
Asupan ASI yang kurang dapat mengganggu tumbuh kembang Si Kecil. Susu formula dapat diberikan jika ada indikasi medis tertentu sesuai dengan rekomendasi dokter, namun tetap ASI adalah sumber nutrisi yang terbaik untuk sang Buah Hati.
Suasana kehangatan dan kebersamaan yang dibangun dari hubungan Ayah dan Ibu ikut mempengaruhi kualitas menyusui.
Karena peranan Ayah sangat penting dalam proses menyusui, jadi Ibu tidak akan sendirian saat merawat sang Buah Hati.
Proses ini tentu akan menjadi ritual yang seru dan menyenangkan untuk Ibu, Ayah & sang Buah Hati!
Dukungan emosional, spiritual, moral dan fisik adalah jenis dukungan yang Ayah perlu berikan untuk Ibu, peranan Ayah dalam fase ini disebut sebagai ‘Breastfeeding Father’.
Dukungan Breastfeeding Father ini datang saat Ibu memasuki fase menyusui. Ibu akan merasa lebih nyaman dan tentram ketika dukungan ini datang, sehingga produksi ASI akan lancar dan berlimpah.

4. Konsumsi Minuman Pelancar ASI

Jika masih kurang, atau Anda kerepotan dalam memilih dan menyiapkan makanan penambah ASI Alami. Kami merekomendasikan untuk mengkonsumi Minuman penambah ASI, namun bukan Obat.
Salah satunya dengan meminum ASI Booster Tea (ABT).
cara melancarkan asiASI Booster Tea termasuk dalam minuman yang alami dan aman untuk ibu dan bayi karena terbuat dari bahan-bahan alami yang dikeringkan, tanpa bahan kimia sama sekali.
Informasi ASI BOOSTER TEA hubungi SMS/WA  0812-9557-8467 BBM: 5D8DAF60 LINE: @njm4764g

Berdasarkan penelitian, ASI Booster Tea meningkatkan produksi ASI sampai 900% pada 1.200 wanita dalam 24 Jam

asi perah 2Bagaiamana jika bayi diberi susu formula saja?
World Health Assembly Resolution 54.2, 2001 oleh WHO : Asi eksklusif wajib 6 bulan, dilanjutkan MPASI alami kaya nutrisi + ASI sampai 2 tahun.
ASI wajib untuk bayi Anda karena ASI adalah makanan terbaik untuj bayi, sebaik apapun susu formula, tetap jauh lebih baik ASI. Karena ASI adalah pemberian Tuhan yang tidak akan pernah ada duanya.
Jika dengan mengkonsumsi ASI Booster Tea sudah bisa meningkatkan produksi ASI sampai 900% maka Anda sudah tidak perlu bantuan susu formula lagi.

ASI Booster Tea jauh lebih murah dari pada:

  1. Nursing tea impor (Teh Impor) . Range harganya $20 – $30 (komposisi dan isi sama dengan ASI Booster Tea bahkan lebih sedikit). Bandingkan dengan ASI Booster Tea yang ternyata jauh lebih murah.
  2. Kapsul herbal pilihan Anda. Mari kita hitung. Berapakah isi 1 kapsul? Rata rata 300-500 mg atau 0,3-0,5 g. Dalam 1 botol berisi 30-60 kapsul dengan harga 30rb-60rb Anda hanya mendapat 9-30 gram herbal tersebut.
  3. Pil ekstrak plasenta Jika berasal dari manusia hukumnya haram. Jika berasal dari hewan yang suci dan halal yang telah disembelih boleh, dengan syarat melalui cara penyembelihan yang syar’i. Sebab organ yang terpisah dari hewan yang masih hidup, adalah bangkai yang najis (menurut ajaran Islam)
  4. Obat-obatan seperti reglan atau domperidon bisa meningkatkan hormon prolaktin dalam jangka waktu tertentu, namun memiliki efek samping bagi ibu dan bayi.

ASI Booster Tea memiliki izin DEPKES RI 172/1334/2003 dan 100% Herbal

Terdiri dari berbagai tanaman berkhasiat yang berasal dari Mediterania dan Asia Selatan yang sudah terbukti meningkatkan kuantitas ASI yang aman bagi ibu dan bayi.
Komposisi/ kandungan dalam ASI Booster Tea adalah
  • Fenugreek seed (baca manfaatnya disini)
  • Fenugreek powder
  • Fennel Seeds (baca manfaatnya disini)
  • Fennel powder
  • ANISE, Malunggay (baca manfaatnya disini)
  • Habbatussauda (baca manfaatnya disini)

Cara Penyajian Asi Booster Tea

  • Rebus 1 sendok makan dengan 2 gelas (500 ml) air (atau 2 sdm dengan 3 gelas (750ml) air selama 30 menit api sedang/kecil, tunggu sampai pekat/cokelat gelap, kemudian saring.
  • Dibagi menjadi 2-3 gelas untuk 2-3 kali sehari (pagi dan sore atau pagi, siang, sore)
  • Minuman bisa disajikan panas maupun dingin serta boleh ditambah pemanis seperti gula atau madu
  • Untuk Hasil yang maksimal, minumlah 3 kali sehari sampai produksi ASI kita meningkat. Setelah itu kita dianjurkan untuk menguranginya secara bertahap menjadi 2 cangkir perhari, sampai secangkir perhari.
  • Kosongkan payudara dengan perah ASi 2 jam sekali, lebih baik lagi jika susui langsung
  • Banyak minum air ketika mengonsumsi asi booster (minimal 1.5 liter air perhari).
  • Jaga asupan nutrisi, penuhi pedoman umum  gizi seimbang dan olahraga secara teratur
  • Tidak disarankan untuk ibu hamil.
Note: 1 Botol Asi Booster Tea dapat dikonsumsi hingga 1 Bulan. Tergantung Pemakaian

Testimoni yang Sudah Mengkonsumsi ASI Booster Tea

“..Bayi saya tinggal ke Inggris 3 minggu, di sana dan di pesawat sudah memeras tapi teryata tetap sedikit ASInya. Tp saya usaha terus dan minum teh ASI, alhamdulillah skrg sdh mengalir lancar lg..”
dr. Maftuhah Nurbeti, MPH (dokter dan dosen FK UII Yogyakarta)
- See more at: http://lancarasi.net/cara-melancarkan-asi/#sthash.eTYhONtC.dpuf